fbpx

Ervinna

Penyanyi Senior Indonesia Yang Mahir Bernyanyi Multi Genre Mulai Dari Pop, Disco, Dangdut, Hingga Rohani/ Gospel Dan Juga Terkenal Mahir Membawakan Lagu Mandarin
Domisili: Surabaya

Ervinna

PIlih saja satu kata yang berkaitan dengan musik seperti diva, biduanita, pembawa lagu, penyanyi, lalu sandingkan dengan satu kata yang berkaitan dengan jenis musik : Pop, Adult Contemporary , Rock, Reggae, Soca, Blues, R/B, Folk, Country, Latin, Crossover Thrash, Classical, Gospel, Healing music, Jazz, Blues, Psycho A-Go-Go bahkan sampai menyeberang ke genre Keroncong, Dangdut, Melayu…. rasanya tak satupun yang tidak pas jika kombinasi sebutan itu disandingkan di depan atau di belakang nama Ervinna.

Nama Ervinna seperti permainan “puzzle ajaib” yang selalu dapat dikombinasikan dengan genre genre musik untuk menjelaskan siapa dirinya dan selalu tampak pas, terlihat indah dalam penyajian dan mardu didengar

Ervinna, sebuah nama yang tidak asing lagi di blantika musik Indonesia maupun internasional, lahir di kota pahlawan Surabaya. Pada era 70 an, di Hongkong, Singapore dan Malaysia, Ervinna mendapat julukan sebagai “The Angel of Indonesia”. Ervinna merupakan satu-satunya penyanyi pada era itu yang berhasil menerobos karirnya di luar negeri, tepatnya bermula di kota yang terkenal dengan julukan “pearl of Orient”, Hongkong.
Disana, Ervinna mengawali dengan meniti karirnya sebagai opening act di beberapa pentas show di Hongkong. Tidak memerlukan waktu yang lama, Ervinna berhasil meraih kontrak yang diajukan oleh Lie De Tian Shi atau TV Broadcast RTV Hongkong untuk membawakan sebuah acara solo yang bertajuk “Ervinna Special Programme”.

Dengan penampilan yang sangat prima dan mengejutkan itu, datanglah beberapa perusahaan rekaman yang ingin meraih kontrak kerjasama dengan Ervinna. PIlihan Ervinna akhirnya jatuh pada satu perusahaan rekaman terkemuka “White Cloud” Singapore, “White Cloud” selain menawarkan penerbitan single maupun album dalam bahasa Inggris dan Mandarin, juga mencakup pagelaran atau show di negara-negara sekitarnya. Begitupun juga dari Indonesia sendiri, Malaysia, Brunei berbagai perusahaan rekaman maupun promotor silih berganti melayangkan kontrak kerjasama dengan penawarang yg lebih baik. Tawaran kontrak kerjasama ini terus meluas hingga ke Taiwan, Bangkok, Philipina bahkan ke Belanda, Jerman dan Suriname (Amerika Latin), Tidak salah lagi kalau Ervinna disebut sebagai pioneer artis Indonesia yang berhasil melangkah dari kawasan Asia sampai dan merobos pagar go internasional!

Produktivitasnya dalam terbitan single maunya albumnya, sangat sulit ditandingi oleh siapapun hingga saat ini, baik nasional maupun internasional. Dalam kurun 20 tahun, tidak kurang dari 200 album telah dihasilkan baik dalam bentuk kaset, LP. Hasil rekaman tersebut mencakup lagu-lagu dari berbagai bahasa antara lain; bahasa Indonesia, Mandarin, Inggris, Belanda, Spanyol hingga Taki Taki bahasa native Suriname. Angka ini merupakan rekor dunia yang tak tertandingi dan wajib didaftarkan pada Guiness Book of Record.

Ervinna juga sempat melakukan serangkaian Tour Show di Singapore Malaysia dan Brunei, pada usia yang sangat belia, 16 tahun dan berhasil meraih sukses besar. Suara dan penampilannya tidak hanya membuat takjub sekaligus berhasil memukau dan memesona para pemirsa.

Pada kehidupan sehariannya, disela sela jadwal show dan rekamannya Ervinna memprioritaskan waktunya untuk melakukan aktivitas antara lain vocal training, olahraga terutama yoga, renang dan Jazz dance yang merupakan hobby utamanya pula. Terutama dalam hal vocal training, Ervinna sempat melatih teknik vokalnya dibawah didikan vokal trainer terkemuka Zett Rig yang juga merupakan pelatih vokal Michael Jackson, Stevie Wonder dan penyanyi internasional terkemuka lainya.

Bebebapa tahun terakhir ini, Ervinna merilis sejumlah album, diantaranya, album berbahasa spanyol dan Mandarin. Album Mandarin yang bertajuk “Tribute for Teresa Teng”, dipersembahkan untuk memperingati sang sahabat Teresa Teng dan khususnya sebagai obat penawar rindu untuk para fansnya yang telah sekian lama menanti dan menanti selalu suara Ervinna.

Penghargaan
Ervinna adalah artis Indonesia yang dinobatkan sebagai “The Angel of Indonesia” pada blantika musik di Singaore dan Asia lainnya, Ervinna memiliki banyak fans di Asia Tenggara. Semua ini terbukti dengan berbagai penghargaan yang telah diraihnya,

Tahun 1975 : Ervinna mengawali karirnya di Hongkong dan dikontrak oleh Lie De Tian Shi atau RTV Hongkong untuk sebuah acara bertajuk “Ervinna Special Programme”

Tahun 1977 & 1978 : Perfomancenya di Suriname meraih sukses luar biasa yang membawanya berkeliling ke beberapa kota selain Paramoribo. Kemampuanya luar biasa dalam membawakan lagu berbagai bahasa antara lain bahasa Internasional, bahasa daerah, bahasa native Taki Taki; bahasa lokal Suriname Keturunan Jawa, bahkan juga orang Belanda dan Native Suriname.

Tahun 1980 : Fans Ervinna di negara-negara Asia Tenggara menobatkannya sebagai “The Ten Best Singer of South East Asia”

Single Platinum di Singapore : Berhasil diraih Ervinna lewat debut lagu mandarinya “Mo Mo Phan Kwe Ji” dan disusul oleh single-single lainnya.

Album-album Platinum di Singapore : Serial Golden Hits of 20th Century, Top Hits dan album-album Mandarin seluruhnya.

Dari dalam negeri, penghargaan Golden Record, diraih lewat album “Jangan Parkir di Situ” Ciptaan Alm. A. RIyanto. Penghargaan ini diberikan oleh Hankam dan Cipto Record yang telah menobatkan album tersebut sebagai Best Selling. Tercatat juga penghargaan BASF Award dari negara Jerman, untuk albumnya “Lari Pagi”.

Pada tahun 1980 – 1982, Ervinna meraih sukses dalam acara Youth Exchange, Lion Club dimana Ervina mewakili Indonesia.

Penampilannya tersebut menghasilkan buah kerjasama yang sangat luar biasa, dimana ajakan TV Taiwan untuk mengisi suatu acara sangatlah membanggakan, karena tidak semua artis luar negeri mendapat kesempatan yang sama, mengingat peraturan kebijakan pemerintah Taiwan yang harus memprioritaskan artis lokal negaranya. Ternyata Ervinna tidak berhenti di situ saja, dia bahkan melaju dan menelorkan beberapa album di kingdom Mandarin Pop tersebut.

Tahun 1990, Ervina kembali meraih sukses sebagai penyanyi dengan penampilannya sebagai duta misi budaya Indonesia di Hanoi, Vietnam. Walau hanya dengan menampilkan seorang penyanyi dan beberapa orang penari dari Sanggar Sangrina Bunda Padang, pimpinan Elly Kasim, telah mampu memukau hadirin yang menyaksikan misi budaya tersebut.

Penghargaan lainpun diterimanya pada tahun 1992, dimana dia terpilih sebagai penyanyi favorit dalam ajang Vina del Mar International Song Festival di Republik Chile, Amerika Selatan.

Karir Ervina dalam dunia hiburan tidaklah redup dengan terus terlibat dalam beberapa kegiatan show dan juga program acara tv, seperti yang terjadi pada tahun 2005, menjadi presenter dalam acara “Tembang Reuni lagu lawas di JTV (Jawa Pos TV).

Bebebapa tahun terakhir, Ervinna merilis sejumlah album, di antaranya, album berbahasa spanyol dan Mandarin. Album Mandarin yang bertajuk “Tribute for Teresa Teng”, dipersembahkan untuk sang sahabat yang bernama Teresa Teng, album tersebut juga dipersembahkan khusus untuk para fans dan sahabat-sahabatnya yang telah sekian lama menanti dan merindukan suara Ervinna.

Pesan Talenta

Pemesanan

Mohon untuk mengisi formulir pemesanan dibawah ini dengan lengkap
Ada Pertanyaan?
Hubungi Kami di WA +62-811-9238-833
× Ada yang bisa kami bantu?